Apa perbedaan antara resin epoksi, resin fenolik, dan meja baja tahan karat?

Meja laboratorium adalah peralatan laboratorium penting tempat banyak eksperimen berbahaya dilakukan. Jika digunakan dalam waktu lama, meja bisa rusak. Jadi, saat memilih meja lab, penting untuk memilih meja yang kokoh, tahan lama, dan cocok untuk jenis eksperimen Anda. Namun bahan untuk meja lab banyak sekali, lalu bagaimana cara memilihnya?

Ada berbagai macam jenis bangku lab yang diklasifikasikan berdasarkan bahannya seperti all-steel, steel-wood, PP, dll. Bahan yang berbeda memiliki fungsi dan efek yang berbeda di laboratorium. Demikian pula pemilihan material benchtop juga mempengaruhi kinerja lab.

Bahan meja yang umum termasuk papan resin fenolik, papan resin epoksi, baja tahan karat, dll. Setiap bahan memiliki fungsi berbeda dan cocok untuk lingkungan lab yang berbeda. Jadi mengapa memilih bahan-bahan ini untuk meja lab? Apa fungsinya? Dan lingkungan laboratorium manakah yang cocok untuknya?

Meja Lab Resin Fenolik

Meja lab resin fenolik tidak memerlukan perlakuan khusus sebelum digunakan, dan bahannya yang unik membuatnya hemat biaya, menjadikannya pilihan prioritas untuk meja lab. Tahan terhadap asam, alkali, korosi, suhu tinggi, abrasi, dan benturan. Dengan pemeliharaan dan perawatan yang tepat, dapat digunakan dalam jangka waktu lama, menghemat biaya dan memastikan tidak ada dampak pada eksperimen.

Meja Lab Resin Epoksi

Dibandingkan bahan lainnya, meja lab resin epoksi memiliki keunggulan tersendiri. Ia memiliki ketahanan suhu super tinggi, dapat menahan suhu hingga 600°C tanpa kerusakan, dan tahan terhadap asam, alkali, dan korosi. Ia juga memiliki ketahanan kelembaban yang sangat baik dan tidak akan mengalami delaminasi di lingkungan lembab. Salah satu keunggulannya dibandingkan material lain adalah kemampuan perbaikannya. Jika permukaannya rusak karena penggunaan jangka panjang, permukaan tersebut dapat dipoles dan diperbarui untuk digunakan kembali, sehingga menghemat biaya dan memperpanjang umur meja kerja. Resin epoksi juga ramah lingkungan dan tahan terhadap polusi, menghambat pertumbuhan bakteri dan produksi gas beracun, menjadikannya pilihan ramah lingkungan. Tersedia dalam berbagai warna, memungkinkan pengguna untuk memilih sesuai dengan preferensi mereka.

meja-laboratorium-epoksi-resin

Meja Lab Baja Tahan Karat

Baja tahan karat memiliki kekerasan tinggi dan daya dukung beban yang baik, namun ketahanan suhu tinggi relatif buruk dibandingkan bahan lainnya. Teksturnya yang padat membuatnya tahan terhadap kerusakan akibat benturan selama percobaan normal. Bahannya juga halus dan mudah dibersihkan sehingga praktis.

meja-dengan-laci-baja tahan karat

Saat memilih bahan meja, pertimbangkan situasi aktual lab Anda. Apa sifat percobaan di laboratorium Anda? Apakah Anda memerlukan ketahanan terhadap asam, alkali, dan korosi? Apakah Anda memiliki persyaratan warna untuk meja bangku? Berapa kapasitas menahan bebannya? Apakah mudah dibersihkan? Hanya dengan memahami faktor-faktor ini Anda dapat memilih meja lab yang tepat.

Produk-produk terkait

meja resin fenolik
meja-baja tahan karat-dengan-kabinet
meja kamar bersih-baja tahan karat
pekerjaan kasus-lab-kerja-kayu
bangku laboratorium resin fenolik
bangku laboratorium baja